Sabtu, 02 September 2017

Leo Tolstoy

Ngunandiko.133





MUTIARA
(LEO TOLSTOY)


Ngunandiko dengan judul "Mutiara (Leo Tolstoy)" ini berisikan beberapa "quotation" dari Leo Tolstoy (1918 -2013), hal ini dimaksudkan untuk mengenang seorang satrawan Rusia yang mashur, serta merenungkan dan membahas gagasan-gagasannya.

Leo Tolstoy
"Quotation" ini diambil secara acak dari beberapa sumber, hal ini untuk menggambarkan pandangan-pandangan Leo Tolstoy tentang berbagai masalah sosial dan lain-lain agar  kita dapat mengingatnya dan merenungkannya kembali. Quotation-quotation tersebut antara lain adalah sbb:
  • Semua orang berpikir merubah dunia, tetapi tak seorangpun berpikir merubah dirinya sendiri (Leo Tolstoy).
  • Freethinkers are those who are willing to use their minds without prejudice and without fearing to understand things that clash with their own customs, privileges, or beliefs. This state of mind is not common, but it is essential for right thinking (Leo Tolstoy).
  • A quiet secluded life in the country, with the possibility of being useful to people to whom it is easy to do good, and who are not accustomed to have it done to them; then work which one hopes may be of some use; then rest, nature, books, music, love for one’s neighbor — such is my idea of happiness (Leo Tolstoy).



  • . . . . . . . bukan hanya kebanggaan intelek, tapi kebodohan intelek. Dan lebih dari pada itu adalah ketidakjujuran (ketidakjujuran intelek), memang ketidakjujuran dan tipu daya intelek itulah yang paling jahat (Leo Tolstoy).
  • The two most powerful warriors are patience and time. (Leo Tolstoy). 
Leo Tolstoy secara luas dianggap sebagai salah seorang novelis yang terbesar. Disamping itu sebagai seorang filsuf moral terkenal karena gagasan-gagasannya tentang perlawanan tanpa kekerasan, ia mempengaruhi tokoh-tokoh abad ke-20 seperti Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr.  Semoga bermanfaat !

*
Tolstoy was “the greatest of all novelists,” these observational powers elicited a kind of fear in readers, who “wish to escape from the gaze which Tolstoy fixes on us.” (Virginia Woolf)


*

1 komentar:

  1. Bung Yos ! Betul, Virginia Woolf adalah seorang novelis Inggris yang dianggap salah satu tokoh terbesar sastra modernis dari abad 20. Wikipedia

    BalasHapus